FKIP UNPAS Pilihan pasti setiap generasi

FKIP Unpas Adakan Seminar Nasional “Lesson Study for Learning Community (LSLC)”


BERITA FKIP | 27 Nov 2017

FKIP Unpas Adakan Seminar Nasional “Lesson Study for Learning Community (LSLC)”

Dekan FKIP Unpas Dr. Dadang Mulyana(duduk, di tengah) besama jajaran FKIP selesai acara seminar.*


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan melaksanakan Seminar Nasional Lessen Study Learning Community (LSLC)  dengan tema “Reaktualisasi Peran Dosen LPTK Melalui Lesson Study for Learning Community dalam Menghadapi Tantangan Global”. Acara dilaksanakan pada hari Selasa 14 November 2017 di Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatera No. 41, Bandung.  Materi yang dibahas yaitu “Reaktualisasi Peran Dosen” disampaikan oleh  Prof. Dr. H. Toto Sutarto  Gani Utari, M.Pd.; “ Best Practice Pelaksanaan LSLC Unpas” disampaikan drh. Nia Nurdiana, M.Si., Nurul Fazriah, S.Pd., M.Pd.,  dan Saiful Almujab, S.Pd., M.Pd.; dan “Penigkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Lesson StudyfFor Learning Community” disampaikan oleh Dr. rer. Asep Supriatna, M.Si.

     Hadir pada acara tersebut  Dekan FKIP, Dr. H. Dadang Mulyana, M.Si., para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta para dosen yang  juga peserta seminar.  Pelaksanaan kegiatan ini terkait dengan program hibah dari pemerintah, serta merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya.

     “Kami sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi  khusus untuk tiga prodi yaitu PGSD, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Biologi,” demikian ucap Dekan FKIP. “Selamat dan sukses atas kepercayaan pemerintah kepada  prodi-prodi  yang berkualitas yang mampu melaksanakan hibah. Pemerintah punya keinginan agar kualitas  harus terus ditingkatkan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga keluarannya.”

Dadang Mulyana selanjutnya mencontohkan di Jepang mengenai perencanaan pembelajaran yang harus didiskusikan terlebih dahulu dengan dosen dan mahasiswa. Setelah itu, barulah diimplementasikan. Kita juga  harus lebih mengedepankan pendekatan ilmiah, bukan hanya pura-pura lesson study. Pemikiran kita minimal bertarap internasional sesuai dengan harapan.

Ada tujuh kata kunci lesson study:  P3K3B yaitu pembinaan profesi, pengembangan pembelajaran, pembelajaran bermutu, kolaborasi, kolegalitas, komunitas belajar berkelanjutan. Oleh karena itu, perencanaan dan juga termasuk output, harus diukur dengan kualitas global, setidak- tidaknya harus diarahkan ke kualitas global. Meski penampilan lokal, namun berwawasan global.

“Seminar hari ini lebih banyak dikaji dengan pendekatan ilmiah, di samping mengangkat hal-hal yang sifatnya realita, untuk menghasilkan kualitas perencanaan, sehingga menghasilkan output yang lebih baik. Semoga kepercayaan pemerintah ini bukan yang terakhir, tetapi ditambah dengan hibah- hibah yang lainnya,” ucap Dekan FKIP.

Sementara itu Ketua TIM LSLC, Dr. Cartono , M. Pd, MT, yang juga Wakil Dekan I FKIP membacakan deklarasi di depan peserta sebelum acara seminar ditutup.  Deklarasi yang berjudul “DEKLARASI TIM PENGGERAK LESSON STUDY FOR LEARNINGCOMMUNITY FKIP UNPAS” itu berisi pernyataan sbb : Kami Tim Penggerak Lesson Study For Learning Community FKIP Unpas disingkat “Tim Penggerak LS  for LC Unpas” dengan ini berkomitmen: 1. Akan selalu meningkatkan dan mengembangkan pemahaman konsep, prinsip dan praktik baik Lesson Study untuk meningkatkan mutu pembelajaran;  2. Membangun budaya literasi , riset dan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran;  3. Dalam melaksanakan tugas sebagai dosen akan selalu menjungjung tinggi harkat dan martabat serta kode etik dosen yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam dan budaya Sunda;  4. Akan menyebar-luaskan praktik baik Lesson Study For Learning Community (LS for LC) secara lebih luas baik di tingkat persekolahan, program studi fakultas dan universitas;  5. Akan menjaga dan melaksanakan komitmen yang tertuang dalam deklarasi ini secara konsisten dan penuh tanggung jawab dengan semangat silih asah, asih dan asuh.** (KN)